Translate

29 Nov 2025

Baru Setiap Pagi


Ayat:

“Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya; selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!”
— Ratapan 3:22–23

Renungan:
Ada hari-hari ketika kita merasa gagal total. Ucapan yang kita sesali, sikap yang tidak mencerminkan Kristus, atau kekhawatiran yang menguasai hati. Jika kita jujur, kadang kita merasa “Tuhan pasti sudah capek sama aku.”

Namun Firman Tuhan berkata bahwa kasih setia dan rahmat-Nya selalu baru tiap pagi. Artinya, waktu kamu membuka mata pagi ini, Tuhan tidak menyambutmu dengan daftar kesalahanmu, tetapi dengan kesempatan baru di dalam kasih-Nya.

Kesetiaan Tuhan bukan seperti kesabaran manusia yang bisa habis. Dia tidak mengasihi kita karena kita sempurna, tetapi karena Dia baik. Pagi hari adalah pengingat bahwa selama kita masih diberi nafas, Tuhan masih bekerja dalam hidup kita, memulihkan, membentuk, dan menuntun.

Doa:
“Tuhan, terima kasih karena rahmat-Mu baru setiap pagi. Ampuni aku atas kegagalan-kegagalanku kemarin. Tolong aku untuk berjalan lebih dekat dengan-Mu hari ini. Ajari aku untuk percaya bahwa kesetiaan-Mu lebih besar dari kelemahanku. Dalam nama Yesus, amin.”

Untuk direnungkan:

  • Di area mana dalam hidupmu kamu paling sering merasa gagal?

  • Maukan kamu menyerahkan area itu secara khusus kepada Tuhan pagi ini?

28 Nov 2025

Kasih Setia-Nya di Setiap Pagi


Ayat:

“Perdengarkanlah kasih setia-Mu kepadaku pada waktu pagi, sebab kepada-Mulah aku percaya.”
— Mazmur 143:8

Renungan:
Pagi hari selalu membawa awal yang baru. Mungkin kemarin penuh air mata, kegagalan, atau rasa lelah yang berat. Tapi mazmur ini mengingatkan kita: yang pertama ingin Tuhan perdengarkan kepada kita setiap pagi adalah kasih setia-Nya.

Sebelum kita membuka media sosial, sebelum membaca berita, sebelum memikirkan daftar tugas yang panjang… Tuhan mengundang kita untuk terlebih dulu mendengarkan suara-Nya: “Aku mengasihimu. Aku masih menyertaimu. Aku tetap setia.”

Ketika kita memilih untuk memulai hari dengan mengingat kasih setia Tuhan, sudut pandang kita berubah. Masalah mungkin tetap ada, kelemahan kita masih terasa, tapi hati kita jadi berpegangan pada Pribadi yang tidak berubah. Pagi hari bukan hanya soal “memulai kesibukan”, melainkan kesempatan baru untuk berkata: “Tuhan, aku percaya kepada-Mu hari ini.”

Doa:
“Tuhan Yesus, pagi ini aku datang kepada-Mu. Ajari aku untuk lebih dulu mendengarkan kasih setia-Mu sebelum mendengar suara dunia. Kuatkan imanku hari ini, agar sepanjang hari aku tetap ingat bahwa Engkau setia. Dalam nama Yesus, amin.”

Untuk direnungkan:

  • Apa yang biasanya pertama kali kamu lakukan saat bangun pagi?

  • Bagaimana kalau mulai besok, yang pertama kali kau lakukan adalah berbicara kepada Tuhan dan membaca satu ayat?

Renungan Buka Sabat – 28 November 2025 🌾 “Berdiam Diri dalam Kedamaian Tuhan” 🌾


Sore ini, ketika matahari perlahan merendah di ufuk barat dan angin lembut menyapa, hati kita diundang untuk diam dalam hadirat Allah. Dunia mungkin penuh dengan hiruk pikuk, tuntutan, dan beban yang melelahkan, tetapi Sabat datang seperti pelukan kasih dari surga—mengajak kita berhenti sejenak dan beristirahat di dalam damai Tuhan.

Sabat bukan sekadar hari tanpa pekerjaan; Sabat adalah tanda hubungan kasih antara Allah dan umat-Nya. Melalui Sabat, Tuhan mengingatkan kita bahwa kita bukan sekadar makhluk pekerja, tetapi anak-anak yang dikasihi dan dijaga oleh Pencipta kita. Dalam keheningan Sabat, kita menemukan kembali makna hidup—bahwa segala sesuatu yang baik datang dari tangan Tuhan yang penuh kasih.

📖 Ayat Renungan:

“Ketenangan dan kepercayaan akan menjadi kekuatanmu.” — Yesaya 30:15

📜 Kutipan Ellen G. White:

“Sabat adalah hari istimewa di mana kita dapat berhenti dari pekerjaan duniawi dan merenungkan kasih Allah serta kuasa-Nya dalam penciptaan. Dalam ketenangan Sabat, jiwa kita menemukan pembaruan dan kekuatan baru.”
Ellen G. White, Testimonies for the Church, vol. 6, hlm. 349

🕊️ Perenungan:
Sabat ini, izinkan damai Tuhan menenangkan pikiranmu dan melembutkan hatimu. Serahkan kekhawatiranmu kepada Dia yang tidak pernah lelah mengasihimu. Saat kamu berdiam dalam hadirat-Nya, biarkan Roh Kudus memenuhi hidupmu dengan kedamaian yang tidak dapat diberikan dunia.

🙏 Doa:
Bapa yang penuh kasih, terima kasih untuk waktu kudus ini. Kami datang untuk berdiam di dalam kasih dan damai-Mu. Pulihkan hati kami, kuatkan iman kami, dan ajarkan kami untuk berserah sepenuhnya kepada-Mu. Dalam nama Yesus kami bersyukur. Amin.

Ucapan Sabat:

“Biarlah Sabat ini menjadi saat di mana jiwa kita beristirahat dalam pelukan kasih Allah.”

Selamat menyambut Sabat penuh berkat, By. Margie Amelia.
🌷 Happy Sabbath — damai sejahtera Kristus menyertaimu.

Ketika Langit Berpakaian Pink Aurora



Ada banyak cara Tuhan melukis keindahan di dunia ini, tetapi hanya sedikit yang sehalus Pink Aurora—cahaya lembut yang menari di langit malam, seakan menyingkapkan rahasia kecil tentang kekuatan dan kehangatan yang tersimpan di balik kelembutan.

Ketika kita melihat Pink Aurora, kita seolah melihat hati yang memilih tetap bersinar meski pernah berjalan melalui malam yang panjang. Warna-warna pastel yang memudar ke ungu, biru, dan emas itu bukan sekadar fenomena alam; mereka adalah bahasa langit yang berbicara tanpa kata-kata.

Cahaya itu turun perlahan, menyebar di atas pegunungan bersalju dan sungai yang membeku. Di sekelilingnya sunyi, dingin, tetapi tidak ada yang terasa menakutkan. Justru sebaliknya—ada rasa hangat yang lembut, seperti pelukan dari jauh. Seperti bisikan yang berkata, “Tidak apa-apa… kamu tetap bisa bersinar.”

Pink Aurora selalu hadir di tempat yang gelap. Ia tidak memilih langit biru yang cerah, tidak hadir di siang hari yang bising. Ia memilih malam.
Dan justru di sanalah ia paling memukau.

Begitulah hati manusia yang lembut—walaupun terluka atau berada dalam musim yang dingin, ia bisa memancarkan cahaya yang paling indah. Bukan karena tidak pernah jatuh, tetapi karena tetap memilih bangkit dengan keanggunan.

Warna pink yang hangat mengingatkan kita pada cinta, harapan, dan ketenangan. Warna biru-keunguan di sekitarnya melambangkan kedalaman yang tenang. Dan emas yang tipis di antara cahaya itu menggambarkan mujizat kecil yang selalu hadir dalam kehidupan sehari-hari, meski sering tidak kita sadari.

Pink Aurora adalah simbol jiwa yang memilih untuk tidak menyerah.
Jiwa yang sudah melewati badai, tetapi justru menjadi lebih indah karenanya.
Jiwa yang memancarkan cahaya, walau dunia di sekitarnya gelap.
Jiwa yang lembut, tetapi tidak rapuh.
Jiwa yang kuat, tetapi tidak perlu berteriak untuk menunjukkan kekuatannya.

Dan mungkin…
Pink Aurora adalah cara Tuhan tersenyum kepada dunia—dengan lembut, hangat, dan tanpa suara.

21 Nov 2025

Renungan Buka Sabat – 21 November 2025 🌿 “Disinari oleh Cahaya Kasih-Nya” 🌿



Ketika mentari sore perlahan tenggelam di ufuk barat, kita diingatkan akan terang kasih Tuhan yang tidak pernah padam. Sabat datang sebagai sinar lembut dari surga—mengusir kegelapan letih dan kekhawatiran dunia, menggantinya dengan kedamaian yang hanya bisa diberikan oleh Sang Pencipta.

Dalam minggu yang penuh kesibukan, mungkin kita telah berlari terlalu jauh dan hampir melupakan sumber kekuatan sejati kita. Namun, saat Sabat tiba, Tuhan dengan lembut berbisik, “Berhentilah sejenak, anak-Ku, dan biarkan terang-Ku menyinari jiwamu.” Sabat bukan sekadar waktu tanpa pekerjaan, tetapi momen untuk menikmati hadirat Allah dan membiarkan kasih-Nya memulihkan hati kita.

📖 Ayat Renungan:

“Tuhan adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? Tuhan adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?” — Mazmur 27:1

📜 Kutipan Ellen G. White:

“Sabat adalah tanda kekuasaan Kristus. Ia adalah tanda kasih dan kuasa-Nya. Melalui perintah Sabat, Allah mengundang manusia untuk melihat dalam ciptaan keindahan karakter-Nya.”
Ellen G. White, Alfa dan Omega, Jilid 1, hlm. 372

🕊️ Perenungan:
Sabat ini, biarkan kasih Tuhan menyinari ruang hatimu yang mungkin redup karena beban dunia. Pandanglah kepada Kristus, Sang Terang dunia, dan rasakan damai yang hanya Dia yang dapat berikan. Dalam cahaya kasih-Nya, segala ketakutan memudar, dan harapan kembali tumbuh.

🙏 Doa:
Ya Bapa yang penuh kasih, terima kasih untuk terang Sabat yang Kau berikan. Terangi hati kami dengan kasih-Mu, agar kami hidup dalam damai dan bersinar bagi sesama. Dalam nama Yesus kami beristirahat dan bersyukur. Amin.

Ucapan Sabat:

“Biarlah terang Sabat menyinari hatimu, membawa damai dan kasih dari surga.”

Selamat menyambut Sabat penuh berkat, Margie Amelia.
🌸 Happy Sabbath — berjalanlah dalam terang kasih Tuhan.

14 Nov 2025

Renungan Buka Sabat – 14 November 2025 🌅 “Damai yang Datang dari Penyerahan” 🌅



Ketika matahari mulai tenggelam dan minggu kerja berakhir, Tuhan memanggil kita untuk berhenti dari segala kesibukan dan beristirahat di dalam kasih-Nya. Sabat datang bukan sekadar untuk memberi waktu istirahat jasmani, tetapi juga untuk memulihkan jiwa yang lelah — mengingatkan kita bahwa damai sejati tidak ditemukan dalam keberhasilan atau kekuatan diri sendiri, melainkan dalam penyerahan penuh kepada Tuhan.

Berapa sering kita mencoba mengatur segalanya dengan kekuatan kita sendiri, hanya untuk berakhir dengan rasa cemas dan letih? Sabat mengundang kita untuk berhenti, berserah, dan percaya bahwa Tuhan memegang kendali. Saat kita menyerahkan diri sepenuhnya kepada-Nya, hati kita dipenuhi dengan damai yang melampaui segala pengertian.

📖 Ayat Renungan:

“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” — Matius 11:28

📜 Kutipan Ellen G. White:

“Jika kita menyerahkan diri kita kepada Kristus, maka hati kita akan bersatu dengan hati-Nya, kehendak kita akan menyatu dengan kehendak-Nya, pikiran kita akan selaras dengan pikiran-Nya. Hidup kita akan menjadi pantulan kehidupan-Nya.”
Ellen G. White, Kehidupan yang Lebih Baik, hlm. 55

🕊️ Perenungan:
Sabat ini, izinkan Tuhan menenangkan hatimu. Biarkan segala kekhawatiran dan beban minggu ini dilepaskan di kaki-Nya. Dalam keheningan Sabat, dengarkan suara lembut kasih-Nya yang berkata: “Aku memegang hidupmu, jangan takut.”

🙏 Doa:
Bapa di surga, terima kasih atas Sabat-Mu yang penuh damai. Ajar kami untuk beristirahat dalam kasih dan janji-Mu. Penuhi hati kami dengan damai yang datang dari penyerahan kepada-Mu. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.

Ucapan Sabat:

“Di dalam penyerahan, kita menemukan damai; di dalam damai, kita menemukan Tuhan.”

Selamat menyambut Sabat yang penuh berkat dan kedamaian, by Margie Amelia.
🌼 Happy Sabbath — beristirahatlah dalam kasih dan damai-Nya.

7 Nov 2025

Renungan Buka Sabat – 7 November 2025 🌿 “Bersandar pada Janji Tuhan” 🌿

 




Ketika minggu yang panjang telah berlalu dengan segala tantangan dan kelelahan, Sabat datang sebagai nafas segar dari surga. Tuhan memanggil kita untuk berhenti sejenak dan mengingat bahwa janji-Nya tetap setia — bahwa apa pun yang kita alami, Dia tidak pernah meninggalkan kita.

Kita sering berusaha keras untuk mengendalikan hidup kita sendiri, namun di saat kita melepaskan genggaman itu dan bersandar pada janji Tuhan, kita menemukan ketenangan sejati. Sabat menjadi pengingat bahwa Tuhan yang menciptakan kita juga sanggup memelihara dan menuntun setiap langkah kita.

📖 Ayat Renungan:

“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” — Yeremia 29:11

📜 Kutipan Ellen G. White:

“Kita tidak perlu takut akan masa depan, kecuali kita melupakan cara Tuhan menuntun kita dan ajaran-Nya di masa lalu.”
Ellen G. White, Life Sketches, hlm. 196

🕊️ Perenungan:
Saat Sabat ini tiba, biarlah hati kita dipenuhi keyakinan akan kesetiaan Tuhan. Apa pun yang terjadi di minggu ini, kita boleh beristirahat dalam kepastian bahwa tangan Tuhan masih bekerja di balik segala hal. Ia tidak pernah gagal menepati janji-Nya.

🙏 Doa:
Ya Bapa di surga, terima kasih karena Engkau setia dalam setiap musim hidup kami. Ajarilah kami untuk bersandar pada janji-Mu dan menemukan damai-Mu di dalam Sabat yang suci ini. Kuatkan iman kami agar terus berharap dan berjalan bersama-Mu. Amin.

Ucapan Sabat:

“Let your heart rest upon His promises — for every word from God is a promise kept.”

Selamat menyambut Sabat yang kudus dan penuh damai, from Margie Amelia.
🌅 Happy Sabbath — beristirahatlah dalam janji-Nya yang setia.


Featured post

Baru Setiap Pagi